PROGRAM
PESANTREN KILAT RAMADHAN
Tahun 2015/2016 M
1437 h
![]() |
DINAS PENDIDIKAN
KABUPATEN MAJALENGKA
SMP
NEGERI 3 BANTARUJEG
Jalan Desa
Gununglarang-Cisaar, Bantarujeg 45464
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur
kehadirat Allah SWT. yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya hingga kami
dapat menyelesaikan program pesantren kilat ini tepat pada waktunya.
Program ini pada
dasarnya merupakan program operasional penyelenggaraan pesantren kilat di SMP
Negri 3 Bantarujeg tahun pembelajaran 2015 M atau 1437 H
Kami menyadari
sepenuhnya bahwa penyusunan program ini masih banyak kekurangan, baik ditinjau
dari materi maupun teknik penyusunannya. Oleh karena itu, teguran, pandangan,
dan koreksi dari berbagai pihak akan kami terima demi sempurnanya penyusunan program
kerja pada waktu yang akan datang.
Akhirnya kami
menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberi bantuan,
motivasi serta pembinaan. Semoga amal baiknya mendapat limpahan rahmat dan
kasih sayang dari Allah SWT.
Bantarujeg,
Juni 2015
Ketua Pelaksana Sanlat Ramadhan
Ihsanudin, S.Pd.I.
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR .............................................................................................
DAFTAR
ISI ............................................................................................................
BAB
I PENDAHULUAN ......................................................................................
1.
Latar Belakang ............................................................................................
2.
Pengertian ....................................................................................................
3.
Tujuan dan sasaran ......................................................................................
BAB
II PENGORGANISASIAN ...........................................................................
1.
Pengorganisasian personil ............................................................................
2.
Pengorganisasian siswa ................................................................................
BAB
III RENCANA KEGIATAN .........................................................................
Ruang
lingkup kegiatan ...................................................................................
BAB
IV EVALUASI ...............................................................................................
1.
Evaluasi Penyelenggaraan ...........................................................................
2.
Evaluasi Edukatif ........................................................................................
BAB
V PENUTUP ...................................................................................................
1.
Simpulan ......................................................................................................
2.
Saran ............................................................................................................
LAMPIRAN-LAMPIRAN
BAB
I
PENDAHULUAN
1.
Latar
Belakang
Siswa merupakan sumber daya insani
potensian bagi pembangunan bangsa. Oleh karena itu,perlu terus dibina dan
dikembangkan sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Untuk mewujudkan tujuan
pendidikan, khususnya dalam hal keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha
Esa serta budi pekerti luhur, khususnya di sekolah,diupayakan dicapai melalui
mata pelajaran Agama yang wajib diikuti oleh seluruh peserta didik pada semua
jenjang pendidikan. Hal ini karena agama merupakan landasan moral, etika, dan
spiritual yang kuat untuk pembangunan bangsa.
Namun demikian, dewasa ini
dirasakan bahwa mata pelajaran Agama di sekolah masih kurang, terutama jumlah
jamnya yang sangat terbatas sehingga tujuan pendidikan agama di sekolah sulit
untuk dicapau. Hal ini juga tercermin dari rendahnya prilaku hidup beragama
antarsiswa dalam kehidupan sehari-hari. Untuk melengkapi kekurangan tersebut
perlu diciptakan kegiatan sekolah dalam waktu tertentu di luar jam pelajaran
yang mengarah pada peningkatan keimanaan dan ketaqwaan serta berbudi pekerti
luhur dalam bentuk aktualisasi pembiasaan hidup beragama. Kegiatan yang
dimaksud salah satunya melalui pesantren Kilat.
2.
Pengertian
a. Umum
Pesantren kilat mengandung dua kata
kunci, yaitu pesantren dan kilat. Pengertian pesantren secara umum, yaitu suatu
lembaga pendidikan Islam yang di dalamnya teradap kiyai yang mendidik dan
mengajar para santri yang mondok dengan menggunakan sarana mesjid, madrasah,
dan didukung adanya pondok tempat tinggal santri. Kilat karena dilakukan dalam
waktu yang relatif singkat.
Beberapa nilai yang terkandung dalam
tata cara kehidupan pesantren kilat, antara lain :
1) Adanya
suasana kebersamaan dan kesederhanaan;
2) Adanya
suasana kekerabatan dan kekeluargaan;
3) Adanya
peningkatan pengalaman, penghayatan, dan praktik dalam kehidupan sehari-hari.
b. Khusus
Pesantren
kilat adalah salah satu wahana
alternatif kegiatan ekstrakurikuler dalam rangka memantapkan pembinaan keimanan
dan ketaqwaan terhadap Allah SWT. Bagi siswa yang beragama Islam dengan pola
dan tata cara kehidupan pesantren yang dilakukan di dalam lingkungan sekolah.
3.
Tujuan
dan Sasaran
a. Tujuan
Dengan adanya pelaksanaan
Pesantren kilat bagi siswa diharapkan dapat :
1. Meningkatkan
pemahaman, penghayatan, dan pengamalan siswa tentang ajaran agama Islam
sehingga menjadi manusia muslim yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. serta
berakhlak mulia dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa, dan
bernegara ;
2. Memperdalam,
memantapkan, dan meningkatkan penghayatan ajaran agama Islam khususnya tentang
keimanan, ibadah, akhlak, dan Al quran ;
3. menerapkan
dan mengamalkan ajaran Islam dam kehidupan sehari-hari dalam rangka membentuk
mental spiritual yang tangguh, kokoh, dan mampu menghadapi tantangan-tantangan
negatif, baik yang datang dari dirinya pribadi maupun dari luar dirinya.
b. Sasaran
Siswa SMP Negri 3 Bantarujeg yang duduk di
kelas VII, VIII, dan IX tahun pembelajaran
2015-2016
BAB
II
PENGORGANISASIAN
Secara
garis besar unsur yang terlibat dalam kepanitiaan Pesantren Kilat di SMP Negri
3 Bantarujeg tahun pembelajaran 2015-2016 yaitu sebagai berikut.
1. Penanggung
jawab penyelenggara : Kepala
sekolah
2. Penanggung
jawab program : Guru
PAI
3. Fasilitator :
pengawas MGMP PAI
4. Pembina
kegiatan :
guru-guru yang beragama Islam yang ditunjuk
5. Panitia
pelaksana :
dibentuk sesuai dengan kebutuhan sekolah
6. Peserta :
seluruh siswa yang beragama Islam
7. Penyusun
materi Pembina : Guru-guru
PAI dengan berpedoman
pada juklak pesantren kilat/
A. Pengorganisasian
1. Susunan
panitia pelaksana Pesantren kilat
Penanggung jawab penyelenggara : Kepala Sekolah
Ketua penyenggara :
Ihsanudin, S.Pd.I.
Sekretaris :
Munandar S.
Bendahara : Slamet Triyadi, S.Pd.
2. Daftar
guru Pembina Sanlat Ramadhan yaitu sebagai berikut.
|
No
|
Nama Pembina
|
Materi
|
|
1.
|
Ihsanudin, S.Pd.I
|
Kajian hukum Islam
|
|
2.
|
NiraYulisa, S.Sos.
|
BTQ
|
|
3.
|
Asep Ganjar, S.Pd.
|
Tauhid
|
|
4.
|
Budi Yusmana, S.Pd.
|
Budaya Islam
|
|
5.
|
Kokom Komariah, S.Pd.I.
|
Tarikh Islam
|
|
6.
|
Nonoh Nurjanah, S.Pd.
|
BTQ
|
|
7.
|
Elih Sumarni, S.Pd
|
Bahasa Arab
|
|
8.
|
Salpudin, S.Pd.,M.Pd.
|
Tafsir Qur’an
|
B. Pengorganisasian
siswa
Rekapitulasi jumlah peserta pesantren
kilat
|
Kelas
|
Peserta
|
Jumlah
|
|
|
L
|
P
|
||
|
VII
|
37
|
50
|
87
|
|
VIII
|
50
|
47
|
97
|
|
IX
|
36
|
36
|
72
|
|
Jumlah
|
|
|
|
BAB III
RENCANA KEGIATAN
A.
Ruang
Lingkup Kegiatan
Ruang lingkup kegiatan Pesantren Kilat di SMP Negri
3 Bantarujeg tahun pembelajaran 2015-2016 meliputi :
a. Kegiatan
Persiapan dalam Bidang
a. Administrasi
b. Personalia
c.
Sistematika
operasional dalam kegiatan Pesantren Kilat tahun pembelajaran 2015-2016
b. Kegiatan
Pelaksanaan Pesantren Kilat meliputi
a. Mengatur
jadwal kegiatan
b. Mengatur
jadwal Pembina
c. Penggunaan
instrument yang digunakan
c. Pendekatan
Dalam pelaksanaan kegiatan Pesantren Kilat dapat
digunakan beberapa pendekatan sebagai berikut.
a. Pendekatan
secara kekeluargaan
b. Pendekatan
secara pengalaman, memberikan kesempatan kepada siswa untuk melaksanakan
praktik ajaran agama
c. Pendekatan
kebiasaan, memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengamalkan ajaran agama
d. Pendekatan
emosional, memberikan kesempatan kepada peserta Pesantren Kilat untuk berperan
menggunakan akalnya dalam memahami dan menerima kebenaran agama Islam, termasuk
memahami hikmah dan fungsi ajaran agama.
d. Metode
Beberapa alternatif metode yang dapat digunakan
dalam proses kegiatan Pesantren Kilat adalah sebagai berikut.
a. Metode
ceramah, yaitu menyajikan materi melalui penuturan dan penerapan lisan oleh
guru kepada siswa
b. Metode
Tanya Jawab, dapat dikembangkan untuk menjalin komunikasi timbal balik antara
siswa dengan pembimbing, serta mengurangi kesan adanya pemaksaan konsep materi
dan siswa dapat menanyakan hal-hal yang belum jelas
c. Metode
diskusi, suatu cara menyampaikan materi melalui pengajuan suatu topik yang
kemudian dibahas bersama-sama
d. Metode
cerita dianggap efektif untuk menawarkan nilai kebenaran dan keteladanan
tokoh-tokoh Islam dan perjuangannya kepada peserta.
e. Materi
Ruang lingkup materi Pesantren Kilat di SMP Negri 3 Bantarujeg mencakup
segala usaha mewujudkan keserasian, keselarasan, dan keseimbangan yang menyangkut
a. Hubungan
manusia dengan Allah (Hablum minallah)
b. Hubungan
manusia dengan manusia (hablum minannas)
c. Hubungan
manusia dengan dirinya sendiri
d. Hubungan
manusia dengan makhluk Allah lainnya dan lingkungan alam sekitarnya.
Materi Pesantren Kilat meliputi 7 unsur pokok, yaitu
1. Keimanan (15%)
2. Ibadah (20%)
3. Al-Qur’an (20%)
4. Akhlak (20%)
5. Tarikh (10%)
6. Muamalah (15%)
Presentasi setiap unsur materi pokok bersifat
fleksibel atau tidak mutlak, yaitu jumlah muatan materi dapat berubah sesuai
dengan kebutuhan pemberian materi, sedangkan di dalam pemberian materi lebih
ditekankan pada aspek pembentukan sikap dan perilaku (afektif dan psikomotor).
1. Keimanan
Bahasan dan kegiatan yang mengarah pada
keimanan antara lain:
a. Rukun
iman
1.
Iman kepada
Allah
2.
Iman kepada
malaikat
3.
Iman kepada
rasul
4.
Iman kepada
kitab
5.
Iman kepada hari
akhir
6.
Iman kepada
qodlo dan qodar
2. Ibadah
Bahasan dan kegiatan yang berkaitan dengan ibadah
antara lain :
a. Rukun
Islam
1. Syahadat
2. Sholat
3. Puasa
4. Zakat
5. Haji
b. Bimbingan
praktik bersuci
c. Bimbingan
praktik sholat wajub
3. Al-Qur’an
Praktik membaca, menyalin, mengartikan, dan
menghapal al-qur’an.
4. Akhlak
1. Bimbingan
akhlak kepada orang tua
2. Bimbingan
akhlak kepada kakak dan adik
3. Bimbingan
akhlak kepada teman
4. Bimbingan
akhlak kepada guru
5. Bimbingan
akhlak kepada tetangga
6. Silaturahmi/
memupuk rasa persaudaraan
7. Bimbingan
cara berbicara yang baik
8. Mengucapkan
salam
9. Bimbingan
bersikap jujur, amanah, fathonah, dan tabligh.
5. Muamalah
1. Pinjam-meminjam
2. Musyawarah
3. Jual
beli
4. Utang
piutang
5. Mengurus
jenazah
6. Tarikh
a. Kisah
Nabi Muhammad SAW.
b. Kisah
kehidupan khulafaurrosyidin
c. Kisah
kehidupan tokoh Islam Indonesia dan dunia
e.
Program tambahan
a. Seni
kreasi Islam
b. Kultum
f.
Pola pembinaan
Pola pembinaan
pesantren kilat meliputi.
a. Proses
pengenalan
b. Proses
pembiasaan
c. Proses
penghayatan
g.
Waktu dan Tempat
Waktu pelaksanaan Pesantren Kilat di
SMP Negri 3 Bantarujeg dimulai pada hari Senin 13 Juni s.d Kamis 18 Juni 2015.
BAB IV
EVALUASI
1.
Evaluasi
Penyelenggaraan
Adalah suatu evaluasi terhadap
terlaksananya pesantren kilat. Evaluasi dapat dilihat melalui pengamatan
langsung terhadap proses kegiatan dan laporan dari pelaksana kegiatan. Hal-hal
yang di evaluasi
a. Kepanitiaan
b. Fasilitas
c. Sarana
dan prasarana
d. Materi
e. Disiplin,
dll
2.
Evaluasi
Edukasi
Evaluasi pelaksanaan Pesantren Kilat akan dilaksanakan
sebagai berikut.
a. Procedure
Evaluasi
- Pree
Test (Tes Awal)
- Post
Test (Tes Akhir)
b. Alat
Evaluasi
- Test
(Tertulis, lisan, dan perbuatan)
- Non
tes (Pengamatan dan laporan)
c. Aspek
yang dievaluasikan
- Pengetahuan
- Sikap
dan kepribadian
- Keterampilan
Kegiatan
evaluasi ini dilakukan oleh pembimbing yang terlibat langsung dalam kegiatan
belajar. Hasil evaluasi dituangkan dalam format tersendiri yakni dalam bentuk
piagam penghargaan yang mencantumkan daftar nilai hasil kegiatan.
BAB V
PENUTUP
1.
Simpulan
Adapun simpulan yang dapat
diambil dari penyusunan program ini adalah.
a. Sebagai
acuan dalam pelaksanaan kegiatan pesantren kilat serta dapat dijadikan pedoman
demi lancarnya pelaksanaan pesantren kilat
b. Terlaksananya
program pesantren kilat ini dijadikan acuan bagi seluruh SMP yang lainnya.
2.
Saran
Saran
pelaksanaan program ini akan dikemukakan setelah program ini dilaksanakan,
sedangkan saran khusus akan disampaikan secara tetulis pada waktu penutupan
kegiatan Pesantren kilat)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar